Mengenal Cokelat Silverqueen Asli Indonesia Yang Terkenal - Pairidaeza.Net Berita Gadget

Sabtu, 24 Oktober 2020

Mengenal Cokelat Silverqueen Asli Indonesia Yang Terkenal





  • Silverqueen - Petra Food yang juga dikenal Grup Ceres pada awalnya sebuah usaha yang milik Belanda kemudian dijual kepada keluarga Chuang pada tahun 1942 yang tinggal di Garut. Usaha yang dijalankan yaitu membuat coklat batang yang awet untuk di negara beriklim tropis. Dan terciptanya produk SilverQueen yang berbahan dasar kakao, gula dan susu dicampurkan kacang mede. Pabrik pertamanya berlokasi di Garut, Jawa Barat. Di tahun 1955, ketika ada penyelenggaraan acara pertemuan internasional Konferensi Asia Afrika terjadi lonjakan permintaan akan coklat SilverQueen. Kemudian pabriknya dipindahkan ke Bandung.
  • Pada tahun 1968, bisnis berkembang dan merambah ke lini bidang industri pengolahan kakao dengan bendera PT. General Food Industries. Di tahun 1984, PT. Petra Food dengan dipegang oleh John Chuang mendirikan perusahaan di Singapura yang merupakan perusahaan di bidang pemasarannya dan distribusi untuk membuka ekspor. Dan di tahun 1986, Joseph Chuang mendirikan PT. Nirwana Lestari di Indonesia yang menjadi kunci sukses pemasaran produk-produknya di Indonesia dengan mengikuti perkembangan teknologi sehingga produk dapat di ekspor ke berbagai negara lainnya seperti Singapura dan Filipina.

  • Keunggulannya ditambah dengan kekuatan distribusi di gerai modern yang dikoordinasi PT. Nirwana Lestari dan di pasar tradisonal PT. Ceres. Di sisi pemasaran, bisa memisahkan penanganan pemasaran product ingredient dan produk consumer branded. Di pasar global, membangun Petra Food di Singapura merupakan strategi dalam pemasaran dan distribusinya.
  • Karena produknya sudah bersaing di pasar global, pabriknya sudah ada di berbagai negara seperti di Filipina. Dan SilverQueen juga melakukan inovasi produk dengan menambah varian isian coklatnya, dan inovasi produk lainnya seperti; SilverQueen Chunky Bar, SilverQueen Bites dan SilverQueen Rock’R.  

Sejarah Chocolate SilverQueen

Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan beberapa produk coklat seperti Delfi, Chunky Ceres, dan Silverqueen sendiri. Ternyata beberapa produk yang tersebut berasal dari perusahaan yang sudah lama.  Produk-produk tersebut diproduksi oleh PT. Petra Food yang berlokasi di Garut, Jawa Barat. Awalnya, perusahaan ini bernama NV Ceres milik orang Belanda yang pada kemudian pada tahun 1942 saat masa pendudukan Jepang di Indonesia, perusahaan ini dijual kepada Ming Chee Chuang yaitu orang Indonesia keturunan Tionghoa. Selanjutnya di tahun 1950, perusahaan ini berubah menjadi PT Perusahaan Industri Ceres.

Ketika Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 di Bandung, Ming Chee Chuang mendapatkan order besar berkat keahliannya dalam mengolah coklat. Mulai dari sinilah Ming Chee Chuang kemudian berpindah tempat produksinya dari Garut ke Bandung. PT. Ceres awalnya hanyalah rumah industri dengan skala kecil dan sederhana. 

Dalam membuat coklat Chuang Sebenarnya tidak ada bahan maupun cara yang istimewa. Hanya mencampurkan kakao, gula dan susu kemudian mengatur temperatur pada alat pemanas coklat sama seperti kebanyakan pabrik yang ada saat itu. Akan tetapi, iklim tropis di Indonesia membuat Chuang mendapatkan ide untuk menghasilkan coklat batangan pertama yang tidak mudah meleleh saat dipasang di toko yaitu dengan cara menambahkan kacang mete pada adonan coklat. Selain faktor iklim, di Indonesia biji kakao memiliki lebih banyak kandungan coklat dibandingkan dengan negara lain dan kandungan minyaknya lebih banyak sehingga cepat meleleh.

Di tahun 1984, John Chuan,  anak sulung dari Ming Chee Chuang mendirikan perusahaan Petra Foods Pte. Ltd. Perusahaan ini mendistribusikan dan memasarkan produk mereka dan berpusat di Singapura. Hasil produk dari Petra Foods juga telah merambah ke sekitar 17 negara di dunia, seperti Jepang, Filipina, Hongkong, Australia, Thailand dan China. Petra Foods juga telah membuka bisnis perkebunan kakao di beberapa Negara penghasil cokelat terbaik seperti Meksiko, Brazil, dan negara-negara di Eropa. Hal itulah yang membuat Perusahaan keluarga Chuang ini menjadi pesaing berat bagi M&M’S coklat yang berasal dari Amerika nomor satu. Sampai saat ini anak cabang Petra Foods telah tersebar di 6 negara dan memiliki jumlah karyawan sebanyak lebih dari 5.838 orang. Pendapatan per tahun dari Petra Foods mencapai US$ 836 juta lebih. Petra Foods sebagai perusahaan pengolah sekaligus distributor bahan baku cokelat terbesar di dunia telah memproduksi aneka produk coklat dalam berbagai varian dan kualitas, dan mampu menjangkau ke semua kalangan mulai dari anak anak, remaja, hingga dewasa mulai dari segmen low class sampai premium.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda